Jalan Penghubung Lampung Selatan–Metro Rusak Parah, Warga Mendesak Untuk Perbaikan.

INDPORTAL.COM,LAMSEL — Kerusakan parah ruas jalan provinsi di Desa Way Hui dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, memicu keluhan keras warga. Jalan Airan Raya hingga Jalan Senopati yang menjadi penghubung Kabupaten Lampung Selatan dengan Kota Metro itu dinilai dibiarkan dalam kondisi membahayakan, Jum’at (24/4/2026)

Pantauan di lapangan menunjukkan badan jalan dipenuhi lubang besar, permukaan aspal terkelupas, serta bergelombang di banyak titik. Sejumlah lubang cukup dalam dan kerap tertutup genangan air saat hujan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

“Ini bukan rusak biasa, sudah parah dan seperti dibiarkan. Setiap hari dilalui kendaraan, tapi tidak terlihat ada perhatian serius,” kata salah satu warga setempat.

Berita Terbaru  Upacara HUT RI Ke-80 Di Kecamatan Limau Berlangsung Khidmat Dan Penuh Makna

Menurut dia, sebagai jalur penghubung antarwilayah, ruas tersebut memiliki volume kendaraan yang tinggi, termasuk kendaraan berat. Namun hingga kini belum terlihat penanganan berarti meski kerusakan terus meluas.

“Sering ada yang jatuh, terutama pengendara motor. Kalau malam atau saat hujan, lubang tidak kelihatan. Tinggal menunggu korban serius saja,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya. Mereka menilai respons pemerintah terhadap kondisi jalan tersebut cenderung lambat, meski keluhan telah lama disampaikan.

“Sudah lama rusak, tapi seperti tidak jadi prioritas. Padahal ini jalur penting, bukan jalan kecil,” kata warga lainnya.

Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi barang terganggu karena kendaraan harus melaju pelan untuk menghindari lubang yang tersebar di sepanjang ruas jalan.

Berita Terbaru  Regenerasi Petani Lambat, Ketua DPD RI: Pekerjaan Serius Jatim sebagai Lumbung Padi

Warga mendesak Pemerintah Provinsi Lampung segera melakukan perbaikan dan tidak menunda penanganan. Mereka menilai pembiaran kondisi jalan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Jangan tunggu ada yang meninggal baru diperbaiki. Ini tanggung jawab pemerintah,” ujar warga. (Zaini)

Berita Terbaru