INDPORTAL.COM, PSW — Kerusakan jalan provinsi di Dusun Induk, Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, kembali dikeluhkan warga. Selain berlubang, kondisi jalan disebut terus memburuk akibat kebocoran pipa air bersih yang belum tertangani, Rabu (15/4/2026).
Warga menilai penanganan terhadap kerusakan tersebut berjalan lambat, padahal ruas jalan ini merupakan akses utama penghubung antarwilayah dengan tingkat lalu lintas yang cukup tinggi.
Sejumlah warga mengaku telah berulang kali melakukan perbaikan secara swadaya. Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama karena air dari pipa bocor terus mengalir ke badan jalan dan melemahkan struktur aspal.
“Sudah sering ditambal, tapi rusak lagi. Air dari pipa terus mengalir ke jalan,” ujar Titiyana, warga setempat.
Kondisi ini tidak hanya merusak badan jalan, tetapi juga menimbulkan gangguan bagi warga sekitar. Material batu dari aspal yang rusak kerap berhamburan saat dilintasi kendaraan, bahkan hingga masuk ke halaman rumah warga.
Rohida, warga lainnya, menambahkan bahwa kerusakan jalan juga meningkatkan risiko kecelakaan. Menurutnya, sejumlah pengendara kerap mengalami insiden saat berusaha menghindari lubang di jalan.
“Lubangnya makin besar kalau tidak segera diperbaiki. Sudah ada yang jadi korban,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi juga menuntaskan persoalan kebocoran pipa air bersih yang diduga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan.
Mereka menilai perbaikan menyeluruh diperlukan agar kerusakan tidak terus berulang dan keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin.


