INDPORTAL.COM,TGM — Getaran keras yang disebut mirip gempa kembali dirasakan warga di sejumlah pekon di Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, yang berada di sekitar area operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Ulubelu, Jumat (8/5/2026).
Sejumlah warga mengaku panik dan keluar rumah karena getaran terasa cukup kuat. Anak-anak disebut ketakutan, sementara beberapa bangunan warga dilaporkan mengalami retak ringan.
Salah satu warga menilai klarifikasi yang sebelumnya disampaikan pihak perusahaan belum sepenuhnya menjawab keresahan masyarakat terkait sumber getaran yang terus berulang.
“Kalau gempa magnitudo 2,4 seharusnya dirasakan lebih luas di Tanggamus. Tapi yang terasa kuat justru di sekitar sini. Warga sudah tahu bedanya getaran lokal dengan gempa bumi biasa,” ujar warga kepada wartawan.
Warga menduga getaran berkaitan dengan aktivitas pengeboran panas bumi, terutama setelah adanya pembukaan dan pengeboran lahan baru di wilayah Gunung Tiga. Mereka menilai karakter getaran yang dirasakan berbeda dengan gempa tektonik pada umumnya.
“Kalau gempa bumi biasanya terasa goyang kiri kanan. Tapi ini lebih seperti getaran menghentak. Anak-anak sampai nangis kalau malam ada getaran,” kata warga lainnya.
Sebelumnya, pihak PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Ulubelu menyatakan gempa magnitudo 2,4 yang terjadi beberapa waktu lalu tidak berkaitan dengan aktivitas geothermal. Perusahaan menyebut getaran tersebut merupakan fenomena alam yang dipengaruhi kondisi geologi dan patahan aktif di wilayah Sumatera.
Namun hingga kini, sebagian warga masih mempertanyakan penyebab getaran yang kerap terjadi di sekitar wilayah operasi panas bumi tersebut dan berharap ada penjelasan terbuka serta pemeriksaan independen agar keresahan masyarakat tidak terus berkembang.


