Polda Lampung Gandeng Penggiat Media Sosial, Polres Tanggamus Turut Ambil Peran

INDPORTAL.COM, BALAM – Menyadari bahwa keamanan kini tak hanya soal patroli di lapangan, tetapi juga di ruang digital, Bidang Humas Polda Lampung menggelar kegiatan bertajuk “Sinergi dengan Penggiat Media Sosial dalam Menjaga dan Memelihara Kamtibmas di Era Digital.”, Kamis (23/10/2025)

Acara yang berlangsung di Vila Resto Rumah Kayoe, Jalan Sultan Haji, Gang Perwira No.01, Way Halim, Bandar Lampung, pada hari Rabu tanggal 22 Oktober 2025 tersebut dihadiri oleh perwakilan kepolisian dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung.

Dari jajaran Polres Tanggamus, hadir tiga personel Bhabinkamtibmas yaitu Aipda Alan Prayogi (Polsek Cukuh Balak), Bripka M. Manurung (Polsek Pulau Panggung), dan Bripka Nanang Wahyudi (Polsek Sumberejo).

Berita Terbaru  Pungutan Liar Terhadap Ratusan Guru Honorer, Inspektorat Pesawaran Akan Melakukan Pemanggilan.

Kegiatan tersebut membahas pentingnya sinergi antara kepolisian dan penggiat media sosial dalam menangkal penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi yang kerap menjadi pemicu gangguan Kamtibmas.

Melalui pelatihan ini, aparat diharapkan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika komunikasi publik di dunia maya.

Polda Lampung menekankan bahwa media sosial kini bukan sekadar ruang hiburan, melainkan arena pertarungan opini publik yang dapat memengaruhi stabilitas sosial dan keamanan daerah.

Karena itu, kolaborasi dengan para penggiat media dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat literasi digital masyarakat.

Langkah Polda Lampung ini merupakan bentuk kesadaran institusional terhadap perubahan zaman.

Polisi dituntut tidak hanya sigap di jalanan, tetapi juga cakap di jagat digital. Pendekatan humanis dan komunikatif menjadi kunci agar citra kepolisian tetap relevan di tengah masyarakat yang semakin kritis terhadap informasi.

Berita Terbaru  Bupati Tanggamus Tersandera Titipan, Reformasi Birokrasi Hanya Pepesan Kosong

Sinergi antara aparat penegak hukum dan penggiat media diharapkan tidak berhenti pada forum seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama dalam membangun ruang digital yang sehat, beretika, dan produktif bagi publik Lampung.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. (**)

Berita Terbaru