INDPORTAL.COM,TGM — Fluktuasi harga bahan pokok kembali mendorong pemerintah dan sejumlah pihak di daerah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Mandiri di Kabupaten Tanggamus, Kamis (30/4/2026)
Program ini menjadi salah satu instrumen stabilisasi harga di tingkat masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Balai Pekon Sindang Marga, Kecamatan Pulau Panggung tersebut dipadati warga sejak pagi. Antrean pembeli terlihat mengalir untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga di bawah pasar.
GPM Mandiri ini merupakan bagian dari program Badan Pangan Nasional yang melibatkan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus, serta Perum Bulog Provinsi Lampung.
Komoditas yang disalurkan meliputi beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam ras dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar lokal. Program ini menjadi salah satu upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus, Isralludin, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk intervensi langsung untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi harga yang tidak stabil.
Dari unsur pemerintah daerah, Dinas Ketahanan Pangan Tanggamus menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi pangan di tingkat lokal melalui distribusi bahan pokok dengan harga terjangkau.
Respons masyarakat terlihat positif. Warga mengaku terbantu dengan adanya program tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke wilayah lain secara berkelanjutan, bukan hanya bersifat insidental.
Secara keseluruhan, pelaksanaan GPM Mandiri berlangsung tertib dan mendapat sambutan luas, sekaligus menunjukkan masih kuatnya ketergantungan masyarakat terhadap intervensi harga pangan dari pemerintah dan mitra daerah.


