Getaran Keras Kembali Guncang Ulu Belu, Warga Pertanyakan Klarifikasi PGE Di Tengah Kekhawatiran Yang Semakin Meningkat

INDPORTAL.COM,TGM — Klarifikasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulu Belu terkait gempa yang dirasakan warga memunculkan tanggapan dari masyarakat sekitar wilayah operasi panas bumi tersebut, Sabtu (9/5/2026)

Akun Facebook bernama Sunu Jatmiko, yang mengaku sebagai warga Pekon Ngarip, Kecamatan Ulu Belu, mempertanyakan meningkatnya intensitas getaran yang belakangan sering dirasakan warga.

Dalam unggahannya, Sunu menyatakan tidak menuduh aktivitas geothermal sebagai penyebab gempa. Ia juga sepakat bahwa Indonesia merupakan wilayah rawan gempa karena berada di kawasan cincin api dan memiliki banyak patahan aktif. Namun ia menilai, getaran yang dirasakan warga Ngarip dalam dua tahun terakhir semakin sering terjadi dibanding sebelumnya.

Berita Terbaru  Setoran Tahunan Kepala Pekon Terkuak, Fungsi Pengawasan PMD Tanggamus Dipertanyakan

“Saya lahir di Pekon Ngarip dan sampai saat ini tinggal di Ngarip. Dari saya kecil sampai kurang lebih lima tahun terakhir saya jarang merasakan gempa besar. Tetapi dua tahun ini intensitasnya semakin sering,” tulisnya.

Menurut dia, getaran yang terjadi pada Jumat subuh terasa cukup kuat di Ngarip. Akan tetapi, sejumlah rekannya di pekon lain seperti Gunung Sari hingga Argo Mulyo, Kecamatan Sumberejo, disebut tidak merasakan getaran yang sama.
Ia kemudian mempertanyakan mengapa getaran terasa dominan di wilayah tertentu, sementara daerah lain yang berjarak sekitar 10 hingga 20 kilometer justru tidak merasakannya.

Sunu juga menyoroti pernyataan PGE yang menyebut tidak terdapat indikasi aktivitas geothermal menyebabkan gempa yang dirasakan masyarakat.

Berita Terbaru  Dibawah Kepemimpinan Presiden Prabowo, Mirza Harapkan Perubahan Besar Untuk Lampung.

“Siapa yang bisa dan boleh melihat indikasi yang disampaikan tersebut?” tulisnya.

Ia meminta adanya jalur komunikasi resmi yang dapat diakses masyarakat untuk memperoleh penjelasan langsung ketika terjadi getaran.

Sebelumnya, pihak PT Pertamina Geothermal Energy Tbk  Area Ulu Belu menyatakan gempa magnitudo 2,4 yang terjadi beberapa waktu lalu merupakan fenomena alam dan tidak berkaitan dengan aktivitas geothermal di wilayah operasional perusahaan.

Berita Terbaru