Sembilan Tahun Menikah, Rumah Tangga Jueni Dan Meli Di Tanggamus Berujung Gugatan Cerai

INDPORTAL.COM,TGM – Pernikahan Jueni dan Meli Rohani yang telah berjalan hampir sembilan tahun kini berada di ujung tanduk. Konflik rumah tangga keduanya berujung pada gugatan cerai yang saat ini tengah diproses di pengadilan agama, Senin (9/2/2026)

Meli Rohani diketahui bekerja sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Puskesmas Waynipah, Kecamatan Pematangsawa, Kabupaten Tanggamus. Sementara Jueni selama ini bekerja serabutan dan belakangan menjadi buruh nelayan bagan laut.

Kepada wartawan, Jueni menceritakan bahwa sejak awal pernikahan kondisi ekonomi mereka sama-sama terbatas. Meli saat itu masih berstatus tenaga honorer. Ia mengaku selalu mendukung pekerjaan istrinya, termasuk mengantar jemput saat bertugas dan mendampingi ketika Meli dipindahkan sebagai bidan desa di Pekon Tirom.

Berita Terbaru  Pupuk Subsidi Tembus Rp155 Ribu di Cukuh Balak, Petani Teriak: Pemerintah ke Mana?

“Dari awal kami sama-sama berjuang. Rumah juga kami bangun bareng dari cicilan pinjaman bank, walaupun tanahnya milik orangtua istri,” kata Jueni saat ditemui di Kotaagung.

Menurut Jueni, persoalan mulai muncul setelah Meli diangkat sebagai P3K penuh waktu pada 2025. Ia menyebut komunikasi dengan istrinya mulai renggang dan sering terjadi pertengkaran yang kemudian melibatkan keluarga besar.

Dalam pertemuan keluarga tersebut, Jueni mengaku merasa disalahkan dan persoalan lama kembali diungkit. Tekanan dari lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggal istrinya, kata dia, membuatnya memilih meninggalkan rumah yang mereka tempati bersama.

“Saya pergi karena situasinya sudah tidak kondusif,” ujarnya.

Jueni juga mengungkapkan adanya ucapan yang ia dengar saat konflik memuncak dan hingga kini masih membekas. Kalimat tersebut, menurutnya, mencerminkan perubahan sikap dalam hubungan mereka.

Berita Terbaru  Polemik Santunan Way Lalaan: Uang Diberikan, Keluarga Korban Diminta Tidak Menggugat

Setelah berpisah tempat tinggal, Jueni sempat berpindah-pindah tempat. Tak lama kemudian, ia menerima panggilan sidang perceraian dari pengadilan agama.

Ia tidak menghadiri panggilan pertama karena merasa alasan gugatan tidak sesuai dengan pemahamannya. Namun, panggilan kedua kembali diterima.

Meski proses hukum berjalan, Jueni menyebut komunikasi dengan Meli masih terjadi. Ia mengaku masih berharap rumah tangga mereka dapat dipertahankan.

“Kami masih komunikasi. Saya pribadi masih berharap bisa baik-baik lagi,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak detikcom masih berupaya menghubungi Meli Rohani untuk meminta keterangan dan pandangan guna melengkapi pemberitaan secara berimbang.

Berita Terbaru