Jalan Lurus Perubahan Tanggamus Di Tengah Fragmentasi Kepentingan

INDPORTAL.COM, TGM — Kabupaten Tanggamus berada pada persimpangan yang patut dicermati. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Moh. Saleh Asnawi, narasi jalan lurus perubahan menghadapi tantangan dalam implementasinya, Senin (5/1/2026)

Sejumlah dinamika pemerintahan menunjukkan bahwa proses perubahan tidak selalu berjalan seiring dengan ekspektasi awal.

Berbagai tantangan tersebut tidak sepenuhnya bersumber dari faktor eksternal. Dinamika internal pemerintahan dan lingkungan pendukung juga turut memengaruhi.

Fragmentasi di kalangan partai pendukung dan relawan yang sebelumnya berada dalam satu barisan perjuangan kini terlihat melalui terbentuknya kelompok-kelompok dengan kepentingan masing-masing.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi konsolidasi kebijakan apabila tidak dikelola secara cermat. Dalam konteks tersebut, kebijakan publik berisiko menghadapi tarik-menarik kepentingan.

Berita Terbaru  TEGA SEORANG ANAK RELA MEMBUNUH AYAH KANDUNG NYA SENDIRI

Situasi semacam ini dapat mengaburkan orientasi kebijakan yang seharusnya berfokus pada kebutuhan masyarakat luas. Karena itu, konsistensi arah dan penguatan tata kelola pemerintahan menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas dan efektivitas pembangunan daerah.

Praktisi hukum asal Pekon Banjar Manis, Kecamatan Cukuh Balak, Muhammad Ali, S.H., M.H., menilai bahwa tarik-menarik kepentingan merupakan dinamika yang lazim dalam proses politik dan pemerintahan.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi hambatan apabila kebijakan lebih banyak dipengaruhi oleh kepentingan kelompok tertentu dibandingkan analisis kebutuhan publik yang objektif.

Ali menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance, yang mencakup transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi publik yang bermakna.

Ia juga mengingatkan perlunya pengelolaan yang hati-hati terhadap dinamika perebutan peran dan proyek strategis, agar tidak menimbulkan kegaduhan yang berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terbaru