BPBD Tanggamus Normalisasi Bendungan Irigasi Di Limau, Petani Harapkan Pasokan Air Kembali Lancar

INDPORTAL COM,TGM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus melakukan normalisasi sungai pada bendungan irigasi di Dusun Sukanegeri, Pekon Ampai, Kecamatan Limau, guna mengatasi persoalan distribusi air ke lahan pertanian warga, Senin (30/3/2026)

Normalisasi dilakukan untuk meningkatkan debit air yang mengalir ke area persawahan, khususnya di Blok Petala Pekon Banjar Agung dan Blok Ruguk Pekon Ampai, yang sebelumnya dilaporkan mengalami kendala aliran air.

Dalam pelaksanaannya, petugas menata material yang terdapat di aliran sungai, seperti batu, pasir, dan kerikil. Material tersebut disusun membentuk penampungan air untuk membantu memperlancar aliran menuju saluran irigasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Hendarman Wahid, mengatakan langkah tersebut diambil setelah pihaknya melihat adanya kondisi kekeringan yang berdampak pada pengairan sawah warga.

Berita Terbaru  Pemerintah Pekon Tanjung Jaya Gelar Musdes RKPDes 2026, Prioritaskan Infrastruktur Dan Layanan Publik

“Kami melihat air irigasi untuk pengairan sawah warga mengalami kekeringan, sehingga dilakukan normalisasi agar debit air dapat kembali mengalir ke lahan pertanian,” ujar Hendarman.

Ia menambahkan, normalisasi ini diharapkan dapat menjaga kestabilan distribusi air bagi lahan pertanian serta mencegah potensi penyumbatan aliran yang dapat mengganggu sistem irigasi di wilayah tersebut.

Sementara itu, salah seorang petani setempat, Hipzoni, menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespons keluhan petani.

Ia mengaku mewakili petani lainnya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi dan anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Romzi Edy, yang dinilai telah membantu menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan air irigasi.

Berita Terbaru  Perwakilan Forkopimda Boyolali Turut Hadiri Rapat Pleno Terbuka di KPU

“Terutama kepada anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Fraksi Gerindra Romzi Edy, kami ucapkan terima kasih atas upayanya menyampaikan aspirasi petani kepada Bupati,” kata Hipzoni.

Ucapan serupa juga disampaikan kepada pihak kecamatan yang turut berperan dalam menindaklanjuti keluhan petani di wilayah tersebut.

Hingga kini, proses normalisasi masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak guna memastikan distribusi air ke lahan pertanian dapat berjalan optimal.

Berita Terbaru