Bendungan Hancur, 40 Hektar Sawah Mengering: Pemda Tanggamus Belum Bergerak

INDPORTAL.COM,TGM – Bendungan irigasi di Dusun Sukanegeri, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, rusak usai diterjang banjir. Akibatnya, sekitar 40 hektar sawah di Blok Petala, Pekon Banjar Agung, dan Blok Ruguk, Pekon Ampai, terancam kekeringan, Kamis (12/2/2026)

Pantauan warga, aliran air ke persawahan kini tidak lagi normal. Petani terpaksa membagi air secara bergiliran agar tanaman tetap bertahan.

“Air sekarang tidak lancar. Sawah mulai kering, kami khawatir hasil panen turun,” kata salah seorang petani

Menurutnya, bendungan tersebut dibangun beberapa tahun lalu pada masa pemerintahan sebelumnya. Namun, ia menilai konstruksi bendungan tidak cukup kuat menahan debit banjir.

“Waktu dibangun terkesan asal-asalan. Belum lama sudah rusak saat diterjang banjir,” ujarnya.

Berita Terbaru  Pelayanan Disorot, Karangan Bunga Kritik Muncul di Kantor BPN Kabupaten Tangerang

Sejak kerusakan terjadi, petani mengaku belum melihat adanya perbaikan permanen dari pemerintah daerah. Mereka menilai respons pemerintah kabupaten maupun provinsi masih minim, padahal irigasi menjadi penopang utama pertanian di wilayah tersebut.

Petani menyebut sempat menerima bantuan 10 beronjong dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Tanggamus. Namun bantuan itu dinilai hanya bersifat sementara.

“Dapat 10 beronjong, tapi itu belum cukup. Kami butuh perbaikan permanen,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus maupun Pemerintah Provinsi Lampung terkait rencana perbaikan bendungan tersebut.

Berita Terbaru