Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Tanggamus, Rumah Warga Ambruk.

INDPORTAL.COM,TGM – Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kabupaten Tanggamus pada Jumat malam, 26 September 2025, pukul 21.55 WIB.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 19 kilometer barat laut Tanggamus dengan kedalaman dangkal sekitar 5 kilometer.

Guncangan gempa ini dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah, dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) III hingga IV di Semaka, III di Kota Agung, dan II hingga III di Limau.

Meski demikian, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.Warga Kota Agung melaporkan guncangan yang cukup keras.

“Gempanya kencang banget, rumah sampai bergetar. Sampai merinding saya,”Ungkap Dedi, salah seorang warga.

Berita Terbaru  Laporan FK-IMT Soal Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Tanggamus Belum Berujung Kepastian

Namun, gempa ini juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Sebuah rumah milik Casem di RT 2 Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, ambruk total akibat guncangan.

Ironisnya, Casem baru saja kehilangan sang suami beberapa hari lalu. Hanya bagian depan rumah serta tenda tahlilan yang masih berdiri, sementara kerusakan parah terjadi pada bangunan utama.

Selain itu, dapur rumah milik Misro di Pekon Karang Rejo, Kecamatan Semaka juga dilaporkan rusak parah dengan atap jebol dan material berhamburan yang membuat dapur tidak dapat digunakan.

Warga setempat merasa sangat prihatin dan memberikan dukungan moral kepada keluarga Casem yang tengah berduka.

Sebelumnya, BMKG sempat merilis data awal gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,6 yang berlokasi sekitar 32 kilometer barat daya Tanggamus dengan kedalaman 10 kilometer.

Berita Terbaru  Peringati Hari Pahlawan, Wabup Ajak Warga Tanggamus Menyalakan Kebaikan Dari Rumah Sendiri

Namun, setelah analisis lebih lengkap, data tersebut diperbarui menjadi Magnitudo 4,5 di lokasi dan kedalaman yang lebih tepat.

Gempa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam di wilayah rawan gempa seperti Tanggamus.

Pemerintah dan masyarakat diharap terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat bangunan agar dapat meminimalisasi risiko kerusakan dan korban jiwa. (Red)

Berita Terbaru